KOTA SORONG – Dalam upaya mempererat hubungan kerja dan memperkuat kolaborasi antara lembaga pengawasan Pemerintah dengan insan media, Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua Barat Daya, Kamis (06/11/2025) menggelar kegiatan Media Gathering yang berlangsung di Aula Kantor BPKP – Papua Barat Daya, Jl. Ahmad Yani – Kota Sorong.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran BPKP dalam membangun komunikasi yang terbuka dan sinergis dengan media massa, guna memperkuat fungsi pengawasan serta meningkatkan transparansi informasi publik.
Kepala Perwakilan BPKP – Provinsi Papua Barat Daya, Edi Sunardi dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyamakan perspektif dan membangun pemahaman bersama antara BPKP dan media terkait peran serta fungsi masing-masing dalam mendukung tata kelola Pemerintahan yang baik.
“Pertemuan ini menjadi media yang luar biasa untuk kita berdiskusi, menyamakan perspektif dan saling memahami peran masing-masing. Kami juga ingin mendapatkan pandangan dari rekan-rekan media tentang bagaimana posisi dan peran BPKP dalam konteks pemberitaan publik,” ujar Edi.

Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi dua arah agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penyampaian informasi kepada publik.
“Kadang kami sempat bingung ketika ditanya media, takut salah mengungkapkan sesuatu. Karena kalau ada salah ucap, lalu tidak sempat diklarifikasi, bisa menimbulkan salah persepsi. Jadi kami berharap ke depan ada ruang diskusi lebih terbuka sebelum informasi dipublikasikan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Edi juga menjelaskan perjalanan pembentukan Perwakilan BPKP – Provinsi Papua Barat Daya yang resmi mulai aktif sejak 16 Desember 2024. Sebelumnya, wilayah Papua Barat Daya masih berada dalam lingkup kerja BPKP – Perwakilan Papua Barat.
“Sejak 16 Desember 2024 kami diberikan mandat penuh untuk fokus pada enam Kabupaten/Kota plus Provinsi Papua Barat Daya. Sebelumnya, pengawasan di wilayah ini masih menjadi tanggung jawab BPKP – Papua Barat yang membawahi 13 kabupaten/Kota ditambah provinsi,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, BPKP berharap dapat membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan media massa, tidak hanya sebagai mitra penyebaran informasi tetapi juga sebagai pendorong akuntabilitas dan transparansi di daerah.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif, diwarnai sesi dialog terbuka antara jajaran BPKP dan para insan pers mengenai peran strategis media dalam mendukung pengawasan keuangan negara dan pembangunan daerah di Papua Barat Daya.
Penulis: Christo L


