NABIRE – Sebanyak 50 paket sembako bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disalurkan kepada masyarakat Suku Wate di Kampung Samabusa, Distrik Kimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (25/7/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di kediaman Kepala Kampung Samabusa, Kris Waray, kawasan Jalan Samabusa, Lagari.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan penuh antusias dari masyarakat penerima manfaat.
Bantuan sosial tersebut diserahkan oleh Kepala Kampung Samabusa kepada warga yang telah terdata sebagai penerima.
Kehadiran bantuan ini menjadi bentuk perhatian Pemerintah Pusat dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kesejahteraan warga di wilayah Provinsi Papua Tengah.
Kepala Kampung Samabusa, Kris Waray, mengatakan penyaluran bantuan berlangsung lancar berkat dukungan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, bantuan sembako dari Presiden Republik Indonesia menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat di daerah.
“Kami mewakili masyarakat Suku Wate di Kampung Samabusa mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Pusat atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat kami. Bantuan ini sangat berarti dan memberikan manfaat langsung bagi keluarga-keluarga penerima. Kami berharap perhatian seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan kehadiran pemerintah,” ujar Kris Waray.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung proses penyaluran bantuan sehingga berlangsung dengan aman, tertib dan tepat sasaran.
Selain Kepala Kampung Samabusa Kris Waray serta warga masyarakat penerima manfaat,
turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Suku Kampung Samabusa Kalep Waray.
Masyarakat penerima bantuan tampak menyambut kegiatan tersebut dengan penuh rasa syukur karena selain membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, bantuan itu juga dinilai menjadi bukti bahwa Pemerintah terus hadir memberikan perhatian kepada masyarakat hingga ke kampung-kampung di Papua Tengah.


