Tuesday, October 20, 2026
Google search engine
BerandaPapua NewsPerkuat SDM di Papua Tengah, Legislator Hanura Dorong Pendidikan Non - Formal 

Perkuat SDM di Papua Tengah, Legislator Hanura Dorong Pendidikan Non – Formal 

NABIRE – Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari Partai Hanura, Gabriel Kwakerka, meminta keberadaan rumah belajar yang dikelola masyarakat mendapat perhatian pemerintah.

Hal itu disampaikannya saat mengunjungi salah satu Rumah Belajar yang dikelola Yayasan Honai Papua Permai di Kampung Kali Harapan, Distrik Nabire, Papua Tengah, Sabtu (7/8/2026).

Dalam kunjungannya, Gabriel melihat langsung kegiatan pembelajaran yang diikuti sejumlah anak meliputi membaca, menulis, berhitung hingga menggambar.

Gabriel juga berdialog dengan para siswa dan memberikan motivasi agar mereka terus tekun belajar serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus Papua.

Sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar mengajar, Gabriel menyerahkan bantuan sejumlah alat tulis kepada pengurus Yayasan Honai Papua Permai.

Ia mengapresiasi para pendiri dan relawan Yayasan yang secara mandiri mengelola rumah-rumah belajar di sejumlah wilayah.

Menurut Gabriel, keberadaan rumah belajar memiliki peran penting dalam membantu memperluas akses pendidikan terutama bagi anak-anak yang belum memperoleh fasilitas belajar yang memadai.

“Rumah-rumah belajar seperti ini perlu mendapat perhatian. Ini merupakan bagian dari upaya masyarakat membantu Pemerintah dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak,” ujar Gabriel.

Gabriel menilai keberadaan rumah belajar sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia melalui program pendidikan gratis dan sekolah sepanjang hari.

Karena itu, ia mendorong Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah memberikan perhatian lebih terhadap rumah-rumah belajar yang dikelola masyarakat.

Ia berharap rumah belajar tersebut dapat dilibatkan sebagai mitra Pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas pendidikan.

Sementara itu, Tokoh Agama setempat, Kemin Kogoya Robi Wanena, mengapresiasi kunjungan Gabriel Kwakerka.

Ia berharap Pemerintah dapat membantu menyediakan ruang belajar sederhana bagi anak-anak di Kampung Kali Harapan.

Menurut Kemin, selama ini kegiatan pembelajaran masih memanfaatkan pondok Posyandu karena rumah belajar tersebut belum memiliki ruang kelas yang layak.

Sementara itu, pihak Yayasan Honai Papua Permai juga menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Gabriel.

Yayasan berharap dukungan Pemerintah maupun masyarakat dapat terus berlanjut sehingga rumah-rumah belajar yang telah berjalan di sejumlah titik di Kabupaten Nabire ini dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak anak.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments