JAKARTA – Bertemu beberapa pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Anggota DPD RI daerah pemilihan Papua Barat Daya Paul Finsen Mayor membahas pembangunan 10 Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.
Saat ini, di Raja Ampat baru ada satu kampung nelayan yang dibangun melalui program pemerintah, yaitu di Kelurahan Warmasen, Distrik Kota Waisai. Diperkirakan pembangunan akan selesai di akhir Desember tahun ini.
“Saya bertemu pejabat di Kementerian Kelautan dan Perikanan kemarin, untuk membahas lebih banyak lagi pembangunan kampung nelayan di Kabupaten Raja Ampat. Ada 10 kampung nelayan yang saya dorong dan koordinasikan untuk dibangun secara bertahap ke depan,” ujar Paul Finsen Mayor di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Menurut Senator PFM, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah sepakat berkolaborasi dengan dirinya dalam mewujudkan pembangunan kampung nelayan. Ada beberapa lokasi strategis, katanya, yang bisa dikembangkan dan akan dipersiapkan.
“Kita memilih lokasi yang potensial karena sejumlah akses, sarana dan prasarana penunjang sudah mendukung meskipun belum memadai,” tutur PFM.
“Dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebenarnya sejak awal memang menginginkan tidak hanya 1 kampung nelayan. Makanya kita bekerjasama supaya prosesnya lebih cepat. Dalam waktu dekat kita akan berkoordinasi dengan masyarakat adat juga pemerintah daerah,” imbuhnya.
Dikatakan PFM, dengan adanya Kampung Nelayan Merah Putih banyak manfaat yang diperoleh oleh nelayan dan masyarakat pesisir. Program kampung nelayan menjadikan kawasan pesisir lebih produktif, tertata, dan sejahtera melalui pembangunan infrastruktur terintegrasi, pemberdayaan ekonomi (koperasi), peningkatan SDM, juga pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan.
“Kampung nelayan yang semula tradisional akan dimodernisasi dengan dibangunnya sejumlah fasilitas seperti dermaga, gudang beku, pabrik es, docking kapal, tempat pelelangan ikan dan lainnya. Sehingga nantinya bisa membangkitkan ekonomi, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Raja Ampat,” paparnya.

Sementara itu, Plt. Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Machmud yang didampingi Direktur Prasarana KKP, Budi Yuwono menyampaikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Senator PFM untuk merealisasikan program unggulan Presiden Prabowo itu.
“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program utama Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan taraf hidup nelayan dan masyarakat pesisir, sehingga masukan-masukan yang sangat berharga tersebut perlu direspon dengan cepat,” ujar Machmud.
“Kami akan segera menindaklanjuti dengan mengidentifikasi kebutuhan nelayan, potensi sumber daya alam, dan ekonomi yang dapat dikembangkan. Potensi kolaborasi dengan berbagai pihak juga akan kami jajaki,” tukas dia.
Penulis: Dwi P


