Wednesday, April 8, 2026
Google search engine
BerandaNasionalBerani Suarakan Penolakan Sawit, Paul Finsen Mayor Penyambung Lidah Rakyat Papua

Berani Suarakan Penolakan Sawit, Paul Finsen Mayor Penyambung Lidah Rakyat Papua

NABIRE – Nama anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, terus menjadi perbincangan hangat di berbagai grup WhatsApp yang beranggotakan masyarakat dari beragam latar belakang profesi dan institusi di Provinsi Papua Tengah.

‎Percakapan yang berkembang menunjukkan apresiasi luas terhadap sosok Senator muda tersebut yang dinilai benar-benar dan secara murni merepresentasikan suara rakyat kecil Papua.

‎Dalam sejumlah komentar yang beredar, Paul Mayor disebut sebagai figur yang konsisten menyuarakan kepentingan masyarakat Papua baik terkait isu kemanusiaan, keadilan sosial, hingga perlindungan alam.

‎Banyak pihak menilai, sikap dan pernyataan yang disampaikan Paul Mayor di ruang publik maupun forum-forum resmi tidak lahir dari kepentingan politik sempit melainkan dari suara hati orang Papua.

‎Salah satu apresiasi datang dari Natan Ayagobii Tebai, Sekretaris Pemuda Katolik Papua Tengah, yang mengaku telah mengenal Paul Mayor sejak 2016 saat masih aktif dalam kerja-kerja advokasi dan Dewan Adat Domberai.

‎Menurutnya, meski kala itu Paul Mayor kerap berada di tengah kontroversi, motivasinya tetap sederhana dan tulus.

‎“Selagi masih ada dan bisa menolong manusia dan alam Papua, kami kerja,” ungkap Natan mengutip pernyataan Paul Mayor beberapa tahun silam.

‎Natan mengakui bahwa awalnya ia sempat meragukan pernyataan tersebut namun setelah Paul Mayor menjabat sebagai Senator DPD RI, keraguan itu perlahan terjawab.

‎Ia menilai, banyak sikap dan pernyataan Paul Mayor kini benar-benar berpihak pada rakyat Papua dan mencerminkan aspirasi masyarakat akar rumput.

‎Apresiasi serupa juga muncul dari anggota grup lainnya. Beberapa menyebut Paul Mayor sebagai “Penyambung Lidah Rakyat Papua” sementara yang lain menilai ia sebagai salah satu pejabat Papua dari kalangan anak muda yang berani berbicara tegas dan jujur, berbeda dengan sebagian pejabat yang dinilai lebih banyak retorika namun minim keberanian.

‎“Hormat, kita dukung pace Mayor,” tulis salah satu anggota grup, disusul komentar lain yang menyebut sosok Paul Mayor sebagai figur yang layak terus didukung karena keberaniannya menyuarakan kebenaran.

‎Menguatnya dukungan dan apresiasi dari masyarakat lintas kalangan ini menjadi cerminan harapan besar rakyat Papua terhadap wakilnya di tingkat Nasional.

‎Paul Finsen Mayor tidak hanya dipandang sebagai pejabat Negara tetapi juga sebagai simbol harapan, keberanian dan kejujuran.

‎Sosok wakil rakyat yang tetap berdiri bersama rakyat kecil dan terus menjadi terang di tengah berbagai persoalan yang dihadapi Tanah Papua.

Penulis: Christo L

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments